![]() |
Artikel |
|||||||
ARTIKEL / INFORMASI |
|
| Link : | Semai atau tabela, mana yang lebih baik ?
|
| www.infoorganik.com | |
| www.agribisnisganesha.com |
Pada panduan penanaman padi SRI umumnya disarankan tanam bibit muda yaitu antara 8 hari - 12 hari untuk memberikan pertumbuhan yang lebih baik. Namun ada juga pihak yang ngotot menyarankan melakukan tanam benih langsung (tabela) saja agar memberikan hasil yang lebih baik. Berdasarkan pengalaman di lapangan salah satu cara ini di suatu kondisi atau lokasi memang bisa memberikan hasil yang lebih baik dari cara yang satunya lagi. Tanam benih langsung memang akan memberikan pertumbuhan yang lebih baik bila dilakukan tidak dengan dibenamkan tetapi cukup dijatuhkan di atas permukaan tanah lalu ditutup dengan kompos. Tanaman yang tumbuh ternyata memiliki batang yang lebih sehat dan kuat karena sejak awal tidak ada persaingan dengan tanaman padi lainnya beda dengan di persemaian yang selama tumbuh di tempat persemaian tersebut demikian berdesak-desakannya, selain juga ada keuntungan tanaman lahir dan langsung beradaptasi di tempatnya tumbuh. Namun bila penanaman dilakukan dengan dibenamkan maka pertumbuhannya akan kalah bagus dengan tanaman dari persemaian yang ditanam secara dangkal. Keuntungan lain dari sistem tabela adalah bila ditanam beberapa saat sebelum musim hujan yang cukup lebat maka tanamannya akan lebih tahan terhadap kerebahan karena tertimpanya daun berkali-kali oleh air hujan. Adapun kerugian sistem tabela adalah biasanya kalah bersaing dengan pertumbuhan gulma atau rumput liar. Misalnya hari ini melakukan tabela, bisa jadi besoknya yang sudah mulai tumbuh cukup tinggi adalah gulma atau rumput liar dan bila ini dibiarkan akan menghambat pertumbuhan tanaman padi yang ditanam secara tabela tersebut sehingga diperlukan perawatan/penyiangan ekstra untuk menghilangkan gulma yang tentunya berdampak ke penambahan biaya. Sedangkan untuk yang ditanam dari persemaian tanaman padinya akan lebih dahulu tumbuh lebih tinggi daripada gulma sehingga cukup aman untuk terus tumbuh dengan baik tanpa perlu segera dilakukan penyiangan. Kerugian lain dari tabela adalah bila struktur tanahnya lembek atau banyak liatnya maka bila sesaat setelah penanaman kemudian turun hujan, benih-benih yang ditanam tersebut dengan mudahnya berpindah tempat terbawa air sehingga tanaman yang tumbuh menjadi acak-acakan atau mengumpul di suatu tempat membentuk seperti persemaian. Kemudian benih yang ditanam secara tabela bila tidak ditutup lagi dengan kompos, abu atau sejenisnya maka akan rawan di 'santap' oleh burung dan rekan-rekannya. |
| www.ganeshabizniz.com | |
Dengan mengikuti alur berfikir sederhana yang logis, sistem semai atau tabela menjadi hal yang harus dipilih berdasarkan kesesuaian dengan kondisi setempat pada rentang waktu di sekitar saat penanaman dan tidak perlu menjadi anjuran mutlak untuk bertani. Cara yang satu akan menjadi relatif lebih baik dari cara yang satunya lagi untuk di tempat dan kondisi tertentu dan akan relatif kurang baik dari cara satunya tersebut untuk tempat dan kondisi yang berbeda. Cara berfikir sederhana yang logis dengan memahami prinsip-prinsip dasar inilah yang harus selalu didorong untuk dikembangkan kepada para petani sehingga mereka menjadi petani yang cerdas dan kreatif tidak hanya melulu mengikuti apa yang dikatakan oleh 'orang-orang pinter' dan akhirnya hanya jadi obyek dan proyek bisnis juga politis 'orang-orang pinter' itu. Bila terbiasa untuk berfikir, diharapkan mereka tidak lagi menjadi malas dan ingin serba instant sehingga menghambat potensi kreatifitas yang ada pada diri mereka. Kalau dikembalikan kepada agama sangat jelas Al-Qur'an mengharuskan kita berfikir dengan begitu banyaknya firman yang berujung dengan kalimat "....... bagi orang-orang / kaum yang berfikir". Insya Allah petani kita akan bisa menjadi hebat: mandiri dan sejahtera kalau memiliki landasan olah fikir yang terlatih baik ditunjang dengan pengalamannya masing-masing yang cukup banyak dengan memanfaatkan potensi alam yang sangat ruarrrr biasa ini plus iklim yang hanya mengenal dua musim - jadi ingat lagu jadul dari koes plus : orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman............ |
|
Untuk kasus tanam padi di pot karena lebih mudah dikondisikan tentunya relatif akan lebih baik untuk menggunakan cara tabela dengan syarat areanya harus bebas dari tikus salah satu caranya dengan memagari area pot dengan jaring atau menyemprot sekitar pot tersebut dengan air tumbukan jengkol yang biasanya efektif untuk mengusir tikus sawah namun belum tahu juga nih kalau untuk tikus kota kaum migran dari pelabuhan yang berukuran jumbo itu. Setelah dicoba selama 2 kali musim tanam di dua lokasi, untuk varietas padi sawah seperti ciherang dan lainnya akan lebih baik tumbuh di tanah sawah campur kompos daripada tanah darat/gembur campur kompos. Untuk tanah darat akan lebih baik menanam varietas seperti situ bagendit yang dapat tumbuh baik di tanah sawah tapi juga bisa untuk padi darat/gogo. Mau coba bereksperimen juga di pot ? Yang pertumbuhannya cukup baik bisa menghasilkan sekitar 3 ons gabah kering pungut/gkp atau menjadi sekitar 1,7 ons beras per pot/polybag. Punya 170 pot/polybag di halaman yang luasnya sekitar 15m2 bisa panen 29kg untuk 4 bulan atau sekitar 0,25kg/hari - lumayan juga daripada 'lu manyun' kalau harga beras naik. |
|
|
|
|
Utju Suiatna
Ganesha Organic SRI
|
|