![]() |
Metode SRI |
|||||||
METODE PERTANIAN PADI SRI |
|||
| Link : | SRI (system of rice intensification) dikembangkan di Madagascar 20 thn yang lalu oleh Fr. Henri de Laulanié, S.J., yang menghabiskan waktu selama 34 tahun bekerja bersama petani, mengamati, bereksperimen, dan juga mendapatkan ‘keberuntungan’ pada masa 1983-84. Metoda ini dikenal juga dengan nama Metoda Madagascar. Pada tahun 1994 Tefy Saina (lembaga swadaya masyarakat) dan CIIFAD (Cornel International Institute for Food and Agriculture Development) mulai bekerjasama dalam pengembangan SRI. Dengan bantuan CIIFAD khususnya dari Prof. Norman Uphoff, SRI menyebar ke negara lain. Nanjing Agricultural University di China dan AARD (Agency for Agriculture Research and Development) di Indonesia melakukan percobaan pertama di luar Madagascar pada tahun 1999.
|
||
| www.ganeshabizniz.com | |||
| www.agribisnis-ganesha.com | |||
| PRINSIP UTAMA SRI : | |||
- Penanaman bibit muda (8-12 hari setelah berkecambah) |
|||
| PERBEDAAN PARADIGMA PRODUKSI : | |||
| Paradigma Revolusi Hijau | |||
(a) Mengubah potensi genetik dari tanaman, dan |
|||
SRI hanya mengubah cara petani dalam mengelola tanamannya, tanah, air dan nutrient |
|||
Perubahan ini mengurangi penggunaan air dan biaya produksi dan menyebabkan peningkatan faktor produktivitas dan pendapatan petani. |
|||
![]() |
![]() |
||
![]() |
|||
KERUGIAN ADANYA RENDAMAN AIR PADA TANAMAN PADI |
|||
![]() |
|||